Penelitian saat ini menggunakan metode eksplorasi untuk mengetahui pembaharuan status pada Facebook sebagai wujud perilaku korban yang dapat menimbulkan resiko bullying. Sampel penelitian melibatkan 50 mahasiswa di Program Studi S1 PPKn. Penelitian difokuskan pada kecenderungan perlaku korban dan tindakan bullying. Penelitian ini mengeksplorasi metodologi survei dan analisis perbedaan untuk membantu menentukan tindakan korban yang berkontribusi signifikan terhadap tindakan bullying. Penelusuran sistematis menemukan ada empat kategori pembaharuan aktivitas: aktivitas kampus, aktivitas sosial, keluarga, dan bercanda. Tindakan bullying adalah komentar pertama yang diberikan jejaring teman sejawat. Penelusuran sistematis menemukan tiga kategori, yaitu pemberian julukan/nama yang buruk, ejeken, dan intimidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan status terkait aktivitas kampus yang diikuti dengan unjuk diri yang berlebihan berhubungan secara signifikan dengan munculkan tindakan bullying berupa pemberian julukan/nama yang jelek. Hasil juga menunjukkan bahwa resiko pemberian julukan/nama yang buruk secara signifikan dipengaruhi oleh pembaharuan status terkait aktivitas kampus. Terdapat perbedaan signifikan resiko bullying antara laki-laki dan perempuan di semua tindakan bullying.
Copyrights © 2021