Pendidikan yang bermutu dan lulusan yang berkualitas merupakan tuntutan penting dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. Kehadiran lembaga pendidikan asing di Indonesia menambah kompleksitas persaingan dalam pasar pendidikan. Untuk menjaga daya saing, peningkatan mutu pendidikan menjadi krusial. Di samping itu, pemerataan pendidikan dasar juga menjadi fokus, dengan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan dukungan melalui Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk mengurangi beban biaya pendidikan bagi siswa. Manajemen keuangan sekolah menjadi kunci dalam mengatur sumber daya keuangan dengan efisien dan akuntabel. Artikel ini mengeksplorasi implementasi pembiayaan pendidikan melalui pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam meningkatkan mutu pendidikan di SDN Rangkah VI, Surabaya. Dengan pendekatan penelitian kualitatif, studi ini menyoroti perencanaan, pembukuan, pembelanjaan, pengawasan, dan pertanggungjawaban keuangan sekolah. Upaya pemerintah dalam menciptakan sistem perencanaan dan pengawasan yang efektif juga diperhatikan. Pembiayaan pendidikan di SDN Rangkah VI diarahkan pada pendistribusian manfaat pendidikan dan pengelolaan beban biaya pendidikan. Dengan memahami sumber dan alokasi pembiayaan pendidikan, serta melalui manajemen keuangan yang baik, diharapkan mutu pendidikan di SDN Rangkah VI dapat ditingkatkan secara signifikan.
Copyrights © 2024