Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh intervensi integratif pada sekolah inklusi yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pre/post/control. Tempat penelitian di SDN 01 Pengadilan, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Peneliti secara random memilih 6 kelas dari 9 kelas untuk berpartisipasi dalam penelitian, sebelum melakukan penelitian peneliti membagikan lembar persetujuan dengan orang tua, dari total 120 orang yang mengembalikan ada 112 orang yang mengembalikan termasuk anak penyandang disabilitas dengan total 22 orang. Instrument yang digunakan yaitu TGMD-2 dan BOT2-BF. Data dianalisis dengan uji deskriftif, Uji T Independen, ANOVA, dan ANCOVA. Hasil analis bahwa hampir semua anak mempunyai kompetensi yang rendah dalam keterampilan gerak. Berdasarkan temuan ini semuanya dapat mengambil manfaat dari berbagai aspek ketika menggunakan kurikulum yang sesuai.
Copyrights © 2021