Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 3 No. 4: Desember 2023

KORELASI LITERASI DIGITAL DAN KEMAMPUAN PENERJEMAHAN PARAGRAF ARGUMENTATIF MAHASISWA

A.A. Istri Yudhi Pramawati (Universitas Mahasaraswati Denpasar)
Ni Made Sukma Dewi (Universitas Mahasaraswati Denpasar)
Nengah Ziva Titania Aricadia (Universitas Mahasaraswati Denpasar)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara literasi digital dan kemampuan penerjemahan mahasiswa yang dilakukan terhadap mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmas Denpasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu Ex-Post Facto dengan Desain Korelasi. Pengumulan data dilakukan dengan penyebaran tes berupa pengetahuan literasi dan tes penerjemahan naskah argumentasi. Analisis Shapiro-Wilk memiliki tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05. Penguasaan literasi digital mempunyai nilai signifikan sebesar 0,731. Sementara, nilai signifikansi kemampuan penerjemahan adalah 0,215. Artinya pada dasarnya kemampuan penerjemahan, penguasaan literasi digital, dan data variabel sudah mempunyai tingkat normalitas tertentu. Pada uji homogenitas nilai signifikansi sebesar 0,164 maka dapat disimpulkan berdistribusi homogen. Nilai signifikansi korelasi product-moment Pearson adalah 0,000. bahwa data telah membuktikan adanya korelasi antara kedua variabel. Tingkat signifikansi seluruh kelompok data yang dianalisis menggunakan T-Test sampel independen menunjukkan 0,02. Kesimpulannya, data telah membuktikan bahwa penguasaan literasi digital berkorelasi secara signifikan dengan kemampuan penerjemahan mahasiswa.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...