Banyak masalah yang akan dihadapi seseorang ketika sudah berada di fase lansia, karena terjadi penurunan fungsi pada fisik maupun psikologi yang akan berdampak pada aktivitas sehari-hari. Salah satu masalah psikologi yang dihadapi adalah kesepian. Kesepian pada lansia dapat mengakibatkan munculnya berbagai masalah diantaranya aktivitas sehari-hari (Activity of Daily Living). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesepian pada lansia dengan Activity of Daily Living (ADL) pada lansia. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan purposive sampling sejumlah 30 responden. Teknik analisis menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan tingkat kesepian hampir sebagian katergori tidak kesepian yaitu 12 responden (40%) Sedangkan Activity of Daily Living (ADL) dalam tingkat mandiri total sebanyak 19 responden (63.3%). Didapatkan correlation coefficient -.077 dan sig.(2-tailed)= 0.688 > 0,05 level (2-tailed) yang artinya tidak ada Hubungan Antara Kesepian Dengan Activity of Daily Living (ADL) pada Lansia. Kesepian bukan faktor utama menurunkan aktivitas sehari-hari lansia karena dengan melakukan penyesuaian diri dan dukungan sosial dapat berpengaruh terhadap peningkatan kehidupan lansia untuk menurunkan rasa kesepaian.
Copyrights © 2024