Fundamentalisme beragama merupakan hasil dari suatu interpretasi sempit terhadap suatu teks keagamaan. Jika pemahaman sempit seperti ini terus dibiarkan maka dapat mengganggu keharmonisan dan bisa jadi membahayakan keutuhan bangsa. Karenanya sikap kritis perlu dikembangkan dalam memaknai suatu teks kitab keagamaan. Agar nilai-nilai luhur dari teks tersebut tidak dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan politis dari oknum-oknum tertentu. Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa harus menjadi pemersatu dalam melihat kepelbagaian keyakinan di Indonesia. Pancasila harus dihidupi agar tidak tergerus oleh paham-paham transnasional yang membahayakan keutuhan bangsa yang dikenal dengan sikap toleran yang menghargai kebhinekaan. Selain itu pemerintah juga harus bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok intoleran yang meresahkan dan melanggar hukum.
Copyrights © 2024