Energi listrik memegang peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Keterbatasan pasokan energi listrik menjadi salah satu penghambat pertumbuhan dan perkembangan masyarakat, khusunya di Kabupaten Arfak Provinsi Papua Barat. Secara umum daerah pegunungan mempunyai potensi hidrolik yang cukup besar. Pembangkit listrik tenaga mikrohidro merupakan pembangkit listrik yang terbarukan, efisien, praktis dan ramah lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan waktu, sumber daya, dan alat berat yang digunakan dengan biaya proyek yang paling efisien dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project. Durasi normal Proyek PLTMH Anggi di Kabupaten Arfak Provinsi Papua Barat adalah 180 hari kerja dengan nilai kontrak sebesar Rp. 10.803.303.233. Dalam studi ini dilakukan alternatif percepatan, yaitu penambahan jam kerja dengan bantuan program Microsoft Project dengan penerapan levelling, terjadi penurunan rencana anggaran biaya sebesar 4,5%. Selanjutnya, penjadwalan menggunakan alternatif penambahan jam kerja dengan bantuan program Microsoft Project. Hasil yang diperoleh adalah ketika menggunakan alternatif penambahan jam kerja, terjadi penurunan biaya sebesar 4,3% dan durasi proyek lebih cepat 14 hari dari perencanaan awal.
Copyrights © 2024