Banjir merupakan keadaan dimana suatu daerah tergenang air dalam jumlah yang besar, Sungai Gembong merupakan sungai yang membelah Kota Pasuruan dan pada tahun 2008 terjadi banjir ekstrim dengan kala ulang 25 tahun yang membuat fasilitas umum dan pemadaman listrik sementara. Mengingat pentingnya Sungai Gembong untuk kehidupan di Kota Pasuruan, studi ini dimaksudkan untuk mendapatkan informasi mengenai debit banjir yang terjadi, luas genangan banjir dan kondisi penampang dengan debit banjir kala ulang 25 dan 50 tahun. Data yang dibutuhkan untuk melengkapi studi ini antara lain adalah data hujan, data debit maksimum, data DEM, dan data penampang Sungai Gembong. Studi ini dimulai dengan analisis kualitas data hujan lalu merubah data hujan menjadi debit banjir rancangan dengan kala ulang 25 dan 50 tahun, lalu dilakukan pemodelan di aplikasi HEC-RAS untuk mendapatkan sebaran genangan banjir DAS Gembong. Pemodelan hidraulik menggunakan HEC-RAS 6.2 dengan Analisa 2D dengan simulasi unsteady flow kala ulang 25 dan 50 untuk mengetahui luas genangan di DAS Gembong. Dari analisa hidrologi didapatkan debit banjir dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu sebesar Q25th = 125.32 m3/det dan Q50th = 142.442 m3/det dan total luas genangan yang terjadi pada Q25th dan Q50th adalah sebesar 158.44 ha, dan 170.11 ha
Copyrights © 2024