Daerah Irigasi Molek, Malang, Jawa Timur merupakan jaringan irigasi teknis dimana jaringan irigasi teknis sendiri dilengkapi bangunan sadap yang permanen, bangunan sadap serta bangunan bagi yang mampu mengatur dan mengukur. Air yang dialirkan dari hulu ke hilir berpotensi berubah, hal ini bisa saja disebabkan oleh kehilangan air yang disebabkan kerusakan pada bangunan maupun saluran serta pengambilan air secara ilegal. Studi ini dilakukan untuk mengetahui apakah Saluran Primer serta Saluran Sekunder F dan G memiliki tingkat efisiensi yang tinggi dengan metode analisis debit inflow dan outflow. Serta mengetahui kinerja irigasi ketiga saluran tersebut dengan melakukan penilaian bangunan dan saluran menggunakan Permen PUPR No.12/PRT/M/2015. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa efisiensi dan kinerja Saluran Primer sebesar 89,76% dan 86,71%. Sedangkan efisiensi serta kinerja saluran Sekunder F adalah 91,57% dan 87,83% serta nilai efisiensi dan kinerja pada saluran Sekunder G sebesar 90,36% dan 88,25%. Hanya efisiensi Saluran Primer yang belum memenuhi ketentuan Kriteria Perencanaan Irigasi 03. Disamping itu kinerja irigasi ketiga saluran tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada Permen PUPR No.12/PRT/M/2015.
Copyrights © 2024