JURNAL AGROHITA
Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN LABU SIAM (SECHIUM EDULE (JACQ.) SW.) SECARA SEMI ORGANIK DI DESA KUTABAWA, KECAMATAN KARANGREJA, KABUPATEN PURBALINGGA, JAWA TENGAH

Luluk Prihastuti Ekowahyuni (Universitas Nasional Jakarta Indonesia)
Noerna Manzanila (Universitas Nasional Jakarta)
Aji Wahid Nurfaizi (Universitas Nasional Jakarta)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2023

Abstract

Labu siam (Sechium edule (Jacq.) Sw.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang sering dikonsumsi sebagai pendamping makanan pokok masyarakat Indonesia. Labu siam memiliki karakteristik daging buah yang tebal serta rasanya netral, sehingga dapat diolah menjadi berbagai macam produk konsumsi. Labu siam sangat mudah dijumpai di pasar maupun rumah makan sebagai bahan campuran sayur. Pertanian semi organik adalah budidaya tanaman dengan memanfaatkan pupuk yang berasal dari bahan organik dan pupuk kimia untuk meningkatkan kandungan hara yang dimiliki oleh pupuk organik. Pertanian semi organik bisa dikatakan pertanian yang ramah lingkungan, karena dapat mengurangi pemakaian pupuk kimia sampai di atas 50% kemudian menerapkan konsep pengelolaan hama terpadu (PHT) dalam pengendalian hamanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami teknik budidaya labu siam secara semi organik, serta hasil panen yang dihasilkan. Penelitian Kuliah Kerja Lapang dilaksanakan pada tanggal 06-12 Agustus 2023 di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Pengambilan data primer dilakukan melalui observasi, dokumentasi gambar dan wawancara langsung dengan petani labu siam sebagai responden. Proses wawancara dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah dipersiapkan. Pengambilan data sekunder diperoleh dari Kantor Desa, serta literatur seperti buku dan jurnal yang bersifat informatif dan relevan sebagai tambahan. Berdasarkan hasil wawancara teknik budidaya labu siam secara organik kepada petani responden meliputi pembibitan, pengendalian hama terpadu pengolahan lahan, pemananam, pemupukan dasar, organik dan anorganik, pemasangan para-para, pemeliharaan, pengendalian hama dan penyakit, serta pemanenan. Pupuk semi organik mempunyai dua fungsi yaitu memperbaiki struktur dan biologi tanah serta meningkatkan produksi tanaman. Total hasil panen labu siam yang diperoleh petani di Desa Kutabawa yaitu 9,47 kwintal

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

agrohita

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering Other

Description

Teknologi adalah hal yang lumrah di era ini. Teknologi telah mengikat setiap aspek kehidupan manusia. Teknologi sendiri merupakan salah satu cara untuk memudahkan pekerjaan manusia agar dapat menghasilkan keluaran yang efisien. Teknologi juga memberikan banyak kemudahan, sekaligus cara baru dalam ...