Artikel ini membahas pengembangan kompetensi keahlian di Kelas X TKRO (Teknik Kendaraan Ringan Otomotif) dan X TBSM (Teknik dan Bisnis Sepeda Motor) di UPT SMK Negeri 2 Wajo. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum 2013 dalam mengembangkan kompetensi keahlian siswa pada kedua jurusan tersebut. Kelas X OTO 1 (TKRO) terdiri dari 29 siswa, sedangkan Kelas X OTO 2 (TBSM) terdiri dari 24 siswa. Studi ini menggunakan metode studi kasus untuk mengevaluasi bagaimana kompetensi keahlian ini dikembangkan melalui pembelajaran berbasis praktik dan teori yang disesuaikan dengan standar industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang digunakan telah berhasil meningkatkan keterampilan teknis siswa dalam bidang otomotif dan bisnis sepeda motor, meskipun terdapat tantangan dalam penyediaan fasilitas yang memadai dan peningkatan kualifikasi guru. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan lebih lanjut dalam aspek kurikulum, fasilitas, dan pelatihan guru guna memastikan bahwa siswa lulus dengan kompetensi yang siap untuk memasuki dunia kerja. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan program keahlian di SMK lainnya, khususnya dalam bidang teknik otomotif.
Copyrights © 2024