Penelitian ini menggambarkan peranan penting guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks pendidikan inklusif. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran PAI untuk siswa inklusi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan melibatkan guru PAI kelas VIII, dua siswa inklusi, guru BK, serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Bidang Kurikulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian di analisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berkolaborasi dengan guru pendamping, menerapkan metode dan media yang beragam, serta melibatkan orang tua dalam pendekatan inklusif. Meskipun terdapat hambatan seperti perbedaan tingkat kecerdasan siswa, kekurangan pemahaman tentang teori inklusi, dan kurangnya buku pemantauan orang tua, pendekatan inklusif dalam pembelajaran PAI memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengalaman belajar siswa inklusi di sekolah.
Copyrights © 2024