Abstrak: Perkembangan sosial merupakan kemampuan individu untuk mengurus dirinya dan berpartisipasi atau ikut serta dalam kegiatan yang mengarahkan pada kemandirian. Anak mengalami perkembangan yang luar biasa pada tahun pertama kehidupan mereka, selain perkembangan fisik dan kognitif, di awal kehidupan anak terdapat pula perkembangan sosial dan emosional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perkembangan sosial dengan perkembangan emosional pada anak prasekolah usia 3 – 6 tahun di TK Wilayah Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif korelasi dengan menggunakan pendekatan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah pada kelompok TK A dan TK B dengan sampel sebanyak 58 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, serta menggunakan teknik simple random sampling. Uji analisis penelitian menggunakan uji statistik spearman rho dengan tingkat signifikan 0,05 menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai sig (2-tailed) α = 0,05 atau = 0,025 dan ini menunjukkan bahwa jadi < α, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan Perkembangan sosial dengan perkembangan emosional pada anak prasekolah usia 3 – 6 tahun, sedangkan nilai coefficient correlation sebesar 0,162 yang artinya kekuatan hubungan termasuk kategori sangat rendah dan positif. Perkembangan sosial yang dilakukan saat mereka bermain, baik disekolah maupun dirumah. Keluarga memberikan stimulasi untuk perkembangan emosi anak usia dini dan memberikan arahan tentang cara mengontrol emosi. Kata kunci : Perkembangan Sosial, Perkembangan Emosional, Anak Prasekolah
Copyrights © 2024