Fluida adalah zat yang akan mengalami perubahan bentuk dan posisi dari posisi semula ke posisi terkinisecara berkelanjutan apabila terkena tegangan geser. Salah satu contoh fluida adalah darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pembentukan model aliran darah sebagai suatu kasus mekanika fluida, yaitu pada aliran Hagen-Poiseuille dan aliran Fluida Casson. Persamaan yang diperlukan dalam memodelkan aliran fluida yaitu persamaan Navier-Stokes, yang merupakan bentuk persamaan diferensial parsial nonlinear dari Hukum kedua Newton yang menjelaskan tentang aliran fluida dinamis. Persamaan Navier-Stokes yang terbentuk yaitu pada koordinat kartesius tiga dimensi ð‘¥, 𑦠dan ð‘§ yang kemudian diubah untuk mendapatkan persamaan dalam bentuk dua dimensi ð‘¥ dan ð‘¦. Selanjutnya, persamaan Navier-Stokes juga diterapkan pada koordinat polar silinder (ð‘Ÿ, ðœƒ, ð‘§). Kedua persamaan, baik pada koordinat kartesius maupun koordinat polar silinder dihubungkan dengan fungsi aliran ψ. Selanjutnya, hasil dari kedua persamaan tersebut diterapkan pada kasus mekanika fluida yaitu aliran Hagen- Poiseuille dan aliran Fluida Casson sehingga diperoleh hasil ð‘„ (Fluks) yang menyatakan jumlah aliran yang melewati suatu permukaan tertentu. Kata Kunci: Fluida, persamaan Navier-Stokes, aliran Hagen-Poiseuille, aliran Fluida Casson
Copyrights © 2024