Nowadays there is a trend emerging in academic events. Among students, it has become a communal tradition to give gift bouquets at special academic moments such as completion of proposal exams, results exams, final or thesis exams, and graduation. This also happened to IAKN Toraja students. This research aims to find patterns and motivations for giving gift bouquets among IAKN Toraja students because this tradition has never happened before. The research method used is a descriptive qualitative field study with data collection techniques, namely observation, interviews, and literature study. The results of data collection were validated, then analyzed using the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The research results show that the pattern of giving gifts is an old tradition but has emerged with a new face as a trend due to a series of social change processes supported by the power of social media. Motivation for giving gifts as a form of appreciation, sign of love, expression of happiness, joy, form of care, and memories. Giving gifts among students can be categorized as charity in the version stated by Mauss because students do not always expect to receive gifts in return, but most give sincerely on the basis of friendship. As for students who feel burdened to reply, this is more of a form of kindness, so they don't want a reply or want a reply basically to strengthen social relations. Dewasa ini muncul tren pada peristiwa akademik. Di kalangan mahasiswa telah menjadi tradisi komunal pemberian buket hadiah pada momen spesial akademik seperti selesai ujian proposal, ujian hasil, ujian akhir atau skripsi serta wisuda. Hal tersebut juga terjadi pada mahasiswa IAKN Toraja. Riset ini bertujuan untuk menemukan pola dan motivasi pemberian buket hadiah di kalangan mahasiswa IAKN Toraja dikarenakan tradisi ini tidak pernah terjadi sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif studi lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil pengumpulan data divalidasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan pola pemberian hadiah tersebut merupakan tradisi lama namun muncul dengan wajah yang baru sebagai tren dikarenakan adanya rangkaian proses perubahan sosial yang didukung oleh kekuatan sosial media. Motivasi pemberian hadiah sebagai bentuk Apresiasi, Penghargaan, Tanda Kasih, Ekspresi Kebahagiaan, suka cita, Bentuk Kepedulian, Kenangan. Pemberian hadiah di kalangan mahasiswa bisa dikategorikan charity dari versi yang dikatakan Mauss dikarenakan tak selamanya mahasiswa berharap dapat balasan hadiah tapi kebanyakan memberi ikhlas atas dasar pertemanan. Adapun mahasiswa yang merasa terbebani untuk membalas maka hal itu lebih ke bentuk kebaikan sehingga tak ingin balasan maupun ingin balasan pada dasarnya untuk memperkuat hubungan sosial.
Copyrights © 2024