Keterbatasan bahan ajar membuat siswa tidak mengikuti pembelajaran dengan serius. Hal ini terjadi di SMAN 16 Padang, bahan ajar yang digunakan berupa LKPD dan buku cetak yang tidak semua siswa memilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan plomp. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar wawancara, daftar checlist dan angket validasi. Berdasarkan hasil validasi E-Modul berbasis problem based learning diperoleh nilai akhir yaitu 89,48% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa E-Modul berbasis problem based learning materi ukuran penempatan dan ukuran keragaman data dinyatakan valid.
Copyrights © 2023