Penyakit diabetes melitus (DM) termasuk dalam sepuluh penyakit tidak menular yang menduduki peringkat teratas kasus terbanyak dan merupakan penyakit dengan beban pembiayaan terbesar. Penyakit DM yaitu tidak dapat disembuhkan dan seringkali menimbulkan komplikasi di banyak bagian tubuh, dan meningkatkan risiko kematian dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi karbohidrat dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pegawai Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pegawai Poltekkes Kemenekes Bengkulu yang memiliki riwayat keluarga diabetes melitus berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian ini menunjukan tidak ada hubungan yang bermakna terhadap konsumsi karbohidrat dengan kadar gula darah pada pegawai Poltekkes Kemenkes Bengkulu dan ada hubungan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pegawai Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Saran yang diharapkan bagi responden menjaga makanan yang dikonsumsi terutama karbohidrat sederhana serta rutin berolahraga dan selalu mengontrol kadar gula darah.Kata Kunci: aktivitas fisik, kadar gula darah,konsumsi karbohidrat
Copyrights © 2024