Perkembangan teknologi menghasilkan media sosial tidak hanya digunakan buat bertukar informasi. Lebih jauh lagi media sosial waktu ini dipergunakan untuk media pemasaran. Pemasaran yang berkembang dimasyarakat waktu ini identik dengan kenyataan flexing atau pamer kekayaan, dengan tujuan meyakinkan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab flexing dan bagaimana perilaku tersebut dipandang dari sudut pandang teori sikap konsumen Islam. Metode yang dipergunakan ialah metodologi penelitian kualitatif menggunakan pendekatan analisis pustaka. hasil penelitian ini ada 5 faktor penyebab flexing, yaitu untuk meningkatkan harga diri atau gambaran diri, mendapatkan pasangan berasal golongan tertentu, sebagai wahana pemasaran, lingkungan dan kepribadian yang membentuk karakter dan kurangnya ikut merasakan terhadap orang lain. Flexing yang tidak sinkron dengan sikap Konsumen Islami karena bertentangan dengan prinsip, tata cara dan etika konsumsi serta juga bertentangan dalil-dalilnya baik berasal Al Quran juga dari hadis Nabi Muhammad SAW
Copyrights © 2023