Desa Patoman berada di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Desa ini mendapatkan julukan “Bali Van Java” atau miniatur Bali di Banyuwangi karena kehidupan sosial budaya masyarakat Bali di Desa Patoman masih tetap seperti orang Bali pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan faktor pendukung dan faktor penghambat serta untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat melalui kearifan lokal di Desa Patoman, Banyuwangi. Metode analisis yang digunakan dalam tahap ini adalah metode Deskriptif Kualitatif dengan teknik analisis SWOT sebagai metode pengambilan data. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan Hasil dari penelitian ini menunjukkan faktor kekuatan paling dominan adalah penerapan sikap toleransi dan gotong royong masyarakat Desa Patoman dan faktor kelemahan yang utama adalah kekayaan kesenian belum secara optimal dimanfaatkan. Sedangkan faktor peluang tertinggi adalah adanya dukungan dari Pemerintah dan faktor ancaman utama adalah terdapat isu SARA (suku, agama dan ras). Berdasarkan analisis SWOT yang dihasilkan terdapat 5 strategi, diantaranya: 1). Strategi Terbentuknya Sanggar Seni Di Desa Patoman; 2). Strategi Meningkatkan Kerjasama Dengan Pihak Pemerintah Desa; 3). Strategi Pembentukan POKDARWIS; 4). Strategi Penyelenggaraan Event Budaya Drama Gong Di Desa Patoman; 5). Strategi Melakukan Pelatihan Dalam Pemasaran Di Sosial Media.
Copyrights © 2023