Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya
Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya

Pengaruh Diameter Kawat Kumparan Terhadap Suhu Mesin Sterilisasi Alat Medis Portabel

Rahmawati (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Ike Bayusari (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Caroline (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Hermawati (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)
Akmal Syukri Hanafi (Teknik Elektro Universitas Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2023

Abstract

Setiap kegiatan rumah sakit harus memenuhi standar medis yang telah disepakati, termasuk sterilisasi penggunaan alat medis. Dengan metode sterilisasi panas kering dalam oven, diperlukan mesin sterilisasi yang bisa mudah dibawa dalam bentuk portabel. Penggunaan kawat kumparan sebagai penghantar panas diperlukan untuk membuat mesin sterilisasi, dimana semakin besar diameter kumparan dapat memperkecil daya yang digunakan dan semakin kecil diameter kumparan dapat mempercepat perubahan suhu pada kumparan. Penelitian ini dilakukan dengan cara merangkai mesin sterilisasi dengan berbagai komponen yang diperlukan agar dapat dilakukan pengukuran terhadap tegangan, arus, waktu untuk mencapai suhu steril serta perhitungan daya yang dihasilkan. Dalam membuat mesin sterilisasi alat medis portabel, telah diuji penggunaan kawat kumparan berdiameter 0,8 mm, 1 mm, 1,2 mm, dan 1,3 mm sebagai pemicu suhu panas pada mesin dimana pada kawat kumparan berdiameter 0,8 mm mampu memberikan hasil yang terbaik daripada diameter kawat kumparan yang lain. Dari keempat variasi diameter kawat kumparan, kawat kumparan yang berdiameter 0,8 mm menghasilkan nilai maksimum dengan tegangan sebesar 56,2 volt, arus listrik sebesar 4,08 Ampere, dan waktu pemanasan tercepat yaitu 18,51 menit. Hal ini sesuai berdasarkan hubungan antara diameter dan hambatan dimana semakin kecil diameter maka semakin besar nilai hambatan pada suatu rangkaian yang dapat mempengaruhi nilai arus dan tegangan yang mengalir. Nilai daya terbesar berasal dari kawat kumparan berdiameter 0,8 mm yang bernilai 114,64 Watt. Hal ini berdasarkan pada korelasi antara nilai daya serta nilai tegangan dan arus yaitu semakin besar nilai tegangan dan arus maka akan semakin besar juga nilai daya yang dihasilkan. Untuk nilai daya terkecil berasal dari kawat kumparan berdiameter 1,3 mm yang bernilai 19,31 Watt.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jres

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

Jurnal Rekayasa Elektro Sriwijaya adalah peer-reviewed jurnal yang dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Ruang lingkup jurnal berfokus pada bidang teknik elektro, namun tidak hanya terbatas ...