Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh iri hati yang baik, rasa iri yang jahat terhadap prestasi kerja yang dimediasi oleh kepuasan kerja dan peran gender sebagai moderator. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tentang pengaruh rasa iri yang baik dan rasa iri yang jahat terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja di tempat kerja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui beberapa kuesioner. Seluruh responden penelitian ini adalah orang-orang yang telah bekerja lebih dari 1 tahun dan berusia 17 tahun ke atas. Sebanyak 206 responden digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedengkian yang jinak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja, sedangkan rasa iri hati yang jahat tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dan prestasi kerja. Terdapat perbedaan yang signifikan pada Gender sebagai moderator antara hubungan variabel Benign Envy te Perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan ditemukan pada rasa iri hati yang jahat terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja terhadap prestasi kerja, rasa iri hati yang jahat terhadap prestasi kerja, dan rasa iri hati yang tidak berbahaya terhadap prestasi kerja terhadap kepuasan kerja. Pada variabel mediasi kepuasan kerja yang mendukung hubungan kedengkian yang jinak terhadap prestasi kerja, sebaliknya variabel mediasi kepuasan kerja tidak mendukung hubungan kedengkian yang jahat terhadap prestasi kerja.
Copyrights © 2024