cover
Contact Name
Rofinus Neto Wuli
Contact Email
ejournal.stiperfb@gmail.com
Phone
+6281290969131
Journal Mail Official
ejournal.pertanianunggul@gmail.com
Editorial Address
Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Kampus A Jln. Kapten Piere Tendean – Tanalodu - Bajawa - Flores - NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pertanian Unggul
ISSN : 29857074     EISSN : 29857066     DOI : -
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam JURNAL PERTANIAN UNGGUL ini adalah sebagai berikut: Pendidikan Umum, Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Menengah dan Atas, Metode Pendidikan dan Pengajaran, Teknologi Pendidikan dan Pengajaran, Aplikasi Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan Luar Biasa, Pengembangan Kurikulum Pendidikan, Evaluasi Pendidikan, Kurikulum Merdeka Belajar, Sosial Budaya dan Humaniora, Pendidikan Pertanian, Pendidikan Peternakan, Manajemen SDM
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
TOBAT EKOLOGIS: REKONSILIASI ATAS DOSA DISFUNGSI PENGGUNAAN PESTISIDA DALAM DUNIA PERTANIAN Paulus Yanuarius Azi; Wilhelmina Loda
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.577 KB)

Abstract

Keprihatinan Gereja terhadap situasi aktual dunia adalah bentuk panggilan kenabian Gereja dalam tata dunia. Misi keselamatan yang diwartakan oleh Yesus Kristus menjadi dasar pijak bagi Gereja. Teologi selalu terlibat dan senantiasa kontekstual menembus semua sisi kehidupan manusia dewasa ini. Salah satu keperihatian aktual gereja adalah problema alam lingkungan hidup. Alam telah memberikan kehidupan bagi manusia dan ciptaan lainnya,tetapi akibat keserakahan alam dieksploitasi dan dirusak secara masif. Eksploitasi terhadap alam terjadi dalam berbagai macam sektor, salah satu sektor problematis yaitu dunia pertanian. Eksistensi dunia pertanian sangat urgen bagi kehidupan manusia sebab salah satu kebutuhan dasar hidup manusia berasal dari sektor pertanian.Permasalahannya muncul ketika manusia tidak bijak dalam mengolah pertanian yaitu berkaitan dengan disfungsi pestisida pada dunia pertanian. Dikaji secara teologis disfungsi penggunaan pestisida dalam dunia pertanian termasuk kategori dosa ekologis sebab bertentangan dengan dasar iman kristiani seperti: konsep tentang teologi penciptaan, etika lingkungan hidup dan konteks kestabilan kosmos. Oleh karena itu solusi alternatif terhadap dosa ekologis disfungsi pengunaan pestisida dalam dunia pertanian secara teologi adalah rekonsiliasi. Rekonsiliasi merupakan bentuk penyadaran yang betujuan agar manusia dalam hal ini para petani tidak terjebak dalam dosa yang sama dan mulai membangun komitmen baru untuk bangkit keluar dari lingkaran dosa tersebut, memulai hidup dalam konteks ini dunia pertanian dengan cara, etika yang lebih baik. Rekonsiliasi ekologis berkaitan dengan konteks sakramental, konteks budaya, konteks sains, konteks pertanian, konteks ekonomi.Kolaborasi lintas sektor ini adalah komitmen bersama dalam menyelamatkan kosmsos khususnya dunia pertanian dari aspek negatif penggunaan pestisida yang tidak sesuai dengan fungsi dan standarnya.
PROSPEK PENGEMBANGAN TERNAK KUDA KABUPATEN NGADA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Nicolaus Noywuli; Maria Arnoldiana Dadjan Uran
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.059 KB)

Abstract

Ternak Kuda Bagi Masyarakat Kabupaten Ngada Memiliki Banyak Manfaat, Baik Ekonomi Maupun Social Budaya Terutama Sebagai Ternak Penghasil Daging, Tenaga Kerja, Sarana Adat Istiadat, Sarana Transportasi, Olahraga Dan Untuk Rekreasi. Penelitian Bertujuan Untuk Mengetahui Kondisi Eksisting Dan Prospek Pengembangan Kuda Kabupaten Ngada. Penelitian Menggunakan Metode Survey Dan Telaah Pustaka. Pengumpulan Data Dilakukan Melalui Survey Dan Wawancara Juga Menggunakan Data Publikasi Instansi Teknis Serta Dianalisis Dan Disajikan Secara Deskriptif Yang Dilakukan Pada Bulan Oktober - Desember 2022. Hasilnya Menunjukkan Bahwa Kuda Yang Dikembangkan Di Kabupaten Ngada Saat Ini Terutama Jenis Kuda Lokal Flores, Timor Dan Sumba. Populasi Kuda Kabupaten Ngada Tahun 2021 Sebanyak 12.847 Ekor Dan Luas Padang Penggembalaan 13.524 Ha, Serta Peternak Sebanyak 6.223 Orang. Pola Pemeliharaan Ternak Di Kabupaten Ngada Belum Intesif Dan Masih Didominasi Oleh Usaha Peternakan Berskala Kecil. Disamping Itu Kondisi Eksisting Aktivitas Pengembangan Kuda Kabupaten Ngada Dipengaruhi Oleh Terbatasnya Modal, Tata Laksana Pemeliharaan Yang Bersifat Tradisional, Rendahnya Perhatian Terhadap Pemanfaatan Produk (Daging Dan Susu),Dan Kurangnya Penerapan Teknologi Reproduksi, Pakan, Maupun Limbah. Direkomondasikan Untuk Dikembangkan Dalam Skala Besar Karena Memiliki Prospek Pengembangan Yang Baik Untuk Memenuhi Manfaat Ekonomi Dan Social Budaya.
ANALISIS UJI KELAYAKAN USAHA PENYULINGAN MINYAK CENGKEH (STUDI KASUS PADA UD. HAKEMI) DESA SADHA KECAMATAN GOLEWA SELATAN Igniosa Taus; Victoria Ayu Puspita
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.326 KB)

Abstract

Tanaman Cengkehmerupakan komoditi perkebunan yang memiliki potensi besar di Indonesia sebagai tanaman rempah memiliki aroma dan rasa yang khas, penghasil minyak daun cengkeh yang bernilai ekonomi tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha penyulingan minyak daun cengkeh dan menganalisis tingkat kelayakan usaha pada industri penyulingan minyak daun cengkeh UD. Hakemi di Desa Sadha Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. Penelitian dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian yaitu pendapatan usaha UD Hakemi pada setiap kali produksi mengalami kerugian sebesar Rp.-825.000 denganR/C Ratio < 1 yaitu denganratio 0,35 menunjukan bahwa usaha minyak daun cengkeh mengalami kerugian, tidak menguntungkan serta tidak layak diusahakan.
POTENSI DAN PERMASALAHAN PENGEMBANGAN PETERNAKAN DI KECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA Christianus Y. Ngiso Bhae
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.254 KB)

Abstract

Industri peternakan dewasa ini belum berjalan maksimal hal ini disebabkan beberapa faktor yang mempengaruhi perkembanganpeternakan .Beberapa faktor yang paling mudah kita temui adalah adanya kekurangan pakan, serangan berbagai peyakit serta virus yang mematikan dan juga adanya sistim agribisnis yang masih sangat rendah pemahamannya oleh peternak . Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah misalnya dengan berbagai program melalui dana hibah agar dapat meningkatkan potensi peternakan danpengembangannya bermanfaat untuk kesejahtraan masyarakat serta berdaya saing di pasar domestic dan global.Pola pikir masyarakat belum mampu menjalankan semua yang diupayakan pemerintah hal ini disebabkan oleh rendahnya sumber daya masyarakat. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui potensi dan permasalahan pengembangan peternakan masyarakat kecamatan Soa Kabupaten Ngada propinsi Nusa Tenggara Timur.Penelitian deskriptif dengan tehnik wawancara dan observasi langsung terhadap masyarakat peternak dengan informasi kepala desa dari empat belas desa di kecamatan Soa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada dua persoalan dasar yaitu sebagian besar peternak tradisional dan hanya sebagai pekerjaan sambilan atau sampingan.
PENGARUH DOSIS GULA PADA PEMBUATAN ANGGUR DARI BUAH TERUNG BELANDA TERHADAP KADAR ALKOHOL DAN CITA RASA Adrianus Obaria; Maria Serviana Due
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.573 KB)

Abstract

Terung belanda (Chyphomandra betacea Sendth) merupakan tanaman perdu dengan buah berbentuk bulat telur yang memiliki kandungan antosianin tinggi yang mampu berperan sebagai penangkal radikal bebas yang termasuk kedalam golongan flafonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan. Selain antosianin, buah terung belanda mengandung zat-zat antara lain: Pro vitamin A, vitamin C, potasium, fosfor dan magnesium. Terung belanda yang sudah matang dapat diolah menjadi anggur, dengan dosis gula yang berbeda menghasilkan anggur terung belanda yang memiliki rasa yang terbentuk dari asam-asam organik. Penelitan ini telah dilaksanakan di Laboratorium Prosessing Fakultas Teknologi Pertanian UKAW Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis gula pada pembuatan anggur dari buah terung belanda terhadap kadar alkohol dan citarasa. Penelitian ini menggunakan metode rancang acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan dengan perlakuan yang dicoba adalah proporsi dosis gula terhadap sari buah terung belanda terdiri dari kontrol tanpa dosis gula, 10% gula, 15% gula, dan 20% gula. Variable yang diamati adalah sifat organoleptik yaitu rasa, warna, aroma dan analisis kadar alkohol. Hasil penelitan menunjukan bahwa dosis gula sebanyak 75 gr menghasilkan anggur dengan mutu sensorik dan kadar alkohol yang terbaik.
PENGARUH WADAH PENYANGRAIAN DALAM MENGHASILKAN MINUMAN KEDELAI INSTAN (Glysine max( L) Merrill ) Maria Serviana Due; Wilhelmus Loza; Adrianus Obaria; Marselina Milo
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.769 KB)

Abstract

Kedelai mengandung protein dan lemak dan beberapa gizi penting lainnya, misalnya vitamin (asam vitrat) dan lesitin. Tanaman kedelai dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai nutrisi makanan, minuman, pupuk hijau, pakan ternak, serta untuk di ambil minyaknya (Irwan 2005). Wadah penyangraian adalah alat atau tempat yang digunakan untuk menggoreng bahan tanpa menggunakan minyak. Jenis wadah dapat mempengaruhi mutu dari bahan yang disangrai. Wadah almunium merupakan penghantar panas yang baik tetapi bahan mudah cepat mengalami gosong sedangkan wadah dari tanah liat dapat menghasilkan hasil yang baik karena panasnya secara merata tetapi waktu lebih lama dibandingkan dengan wadah dari aluminium. Hal inilah yang menjadi dasar bagi peneliti untuk melakukan penelitian tentang jenis wadah dalam proses penyangraian untuk menghasilkan bubuk kedelai instan yang bermutu dan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 perlakuan serta diulang sebanyak 15 ulangan, sehingga terdapat 30 unit percobaan. Kedelai yang digunakan sebanyak 500 gr perlakuan Variabel yang diamati adalah karakteristik organoleptik warna, aroma dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan dengan wadah berbeda waktu penyangraian 20 menit yang mendapat rata-rata nilai tingkat kesukaan untuk variabel pengamatan yang di uji yaitu warna pada wadah almunium dengan rata-rata nilai tingkat kesukaan sebesar 2,556 dengan kategori suka dan wadah tanah liat dengan rata-rata 3,689 dengan kategori sangat suka. Aroma padah wadah almunium dengan rata-rata nilai sebesar 2,489 dengan kategori tidak suka dan wadah tanah liat dengan rata-rata nilai sebesar 2,724 dengan kategori suka. Rasa pada wadah almunium dengan rata rata nilai 2,551 dengan kategori tidak suka pada wadah tanah liat dengan nilai rata rata 3,809 dengan suka.
EFEKTIVITAS PERENDAMAN TERHADAP DAYA KECAMBAH BENIH PADI (Oryza Sativa L.) INPARI 30 DAN CHIHERANG MENGGUNAKAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) DESA WERE III KECAMATAN GOLEWA SELATAN KABUPATEN NGADA Umbu. A. Hamakonda; Rosa Bate Bhara
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya berkecambah benih padi Inpari 30 dan Chiherang dengan menggunakan metode pemeraman. Dengan penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemungkinan benih untuk berkecambah dengan optimal.Daya kecambah dan Produksi benih padi (Oryza sativa L.) dapat ditingkatkan dengan menggunakan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria).Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif untuk menganalisis daya kecambah varietas padi menggunakan PGPR.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan PGPR dapat mempercepat daya kecambah varietas padi Inpari 30 dan Chiherang.dengan metode ini memberikan pengaruh terhadap persentase kecambah varietas padi. Hasil penelitian menunjukan pada perendaman PGPR selama 24 Jam memberikan daya kecambah yang baik dan penggunaan PGPR dapat meningkatkan pertumbuhan varietas padi mulai 10 hari setelah semai 9 cm dan 18 hari setelah semai 15,5 cm, jumlah daun 5 helai dan panjang akar 6 cm untuk varietas Inpari 30. Sedangkan varietas chiherang memiliki daya kecambah dan pertumbuhan 10 hari setelah semai 8 cm dan 18 hari setelah semai 15,5 cm dengan jumlah daun 4 helai, panjang akar 6 cm.
PENGARUH JARAK TANAM PADA SISTEM JAJAR LEGOWO TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI VARIETAS INPARI 30 DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Rofinus Neto Wuli; Wilhelmina Loda; Jeflin Arkanjela Noy
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 2, Oktober (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Padi Inpari 30 merupakan varietas yang tahan terhadap genangan air .Padi inpari 30 ini cocok ditanam disawah dengan dataran rendah pada ketinggiannya 400 mdpl karena dianggap dapat menunjang produksi yang tinggi dengan keadaan perubahan iklim yang ekstrim.Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas padi melalui perbaikan budidaya antara lain pengaturan jarak tanam.Jarak tanam dipengaruhi oleh sifat varietas padi yang ditanam dan kesuburan tanah.Keberhasilan peningkatan produksi padi lebih banyak disumbangkan oleh peningkatan produktivitas dibandingkan dengan peningkatan luas panen. Berbeda jarak tanam akan memberikan capaian hasil yang berbeda akibat populasi tanaman yang tidak sama .Sistem jajar legowo merupakan pola bertanam yang berselang seling antara dua atau lebih barisan tanaman padi dan satu barisan kosong . Penggunaan varietas padi inpari 30 dengan menerapkan sistem tanam jajar legowo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas tanaman padi .Pada prinsipnya sistem tanam jajar legowo adalah meningkatakan populasi dengan cara mengatur jarak tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan proses jarak tanam pada sistem jajar legowo terhadap padi varietas inpari 30.Metode penelitian ini adalah Pendekatan kuantitatif yang dilakukan dengan cara pencatatan dan penganalisaan data hasil penelitian secara eksak dengan menggunakan perhitungan statistik.Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode bilangan untuk mendeskripsikan observasi suatuobjek atau variabel dimana bilangan menjadi bagian dari pengukuran.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan sistem tanam jajar legowo berpengaruh terhadap produksi pertanian khususnya tanaman padi, dapat meningkatkan populasi pertanaman, juga mampu menambah kelancaran sirkulasi sinar matahari dan udara disekeliling tanaman pinggir sehinggga tanaman dapat berfotosintesis dengan baik.Dari penelitian yang telah dilaksanakan di Desa Pape dengan perlakuan jarak tanam terhadap padi inpari 30 mengalami peningkatan dengan bobot per 1000 gabah kering, dimana bobot per 1000 gabah kering tertinggi terdapat pada perlakuan U1: 27,7, dan U2: 26,6 dengan jarak tanam 30 x 30 cm pada padi varietas inpari 30.
PERSEKOLAHAN KATOLIKDI FLORES MENURUT GRAVISSIMUM EDUCATIONIS:TANTANGAN HARI INIDAN HARAPANNYA DI MASA DEPAN Silverius Betu
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 2, Oktober (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Persekolahan Katolik di Flores sudah dimulai pada tahun 1862 jauh sebelum lahirnya Negara Indonesia.Sekolah didirikan untuk menghalau kebodohan, kemiskinan dan kegelapan iman.Misi ini terus berlanjut sampai hari ini.Namun peran ini mulai diambil alih oleh sekolah-sekolah negeri yang didirikan pemerintah dengan berbagai kemudahan. Hal ini menimbulkan pertanyaan: Apakah sekolah-sekolah Katolik masih dibutuhkan? Bagaimana implementasi ajaran Gereja Katolik tentang pendidikan katolik (Gravisimum Educationis) di sekolah-sekolah Katolik?Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas peneliti menggunakan motode kualitatif melalui kajian pustaka yang dipadukan dengan wawancara tertulis. Hasil penentian menemukan bahwa sekolah-sekolah Katolik akan tetap dibutuhkan oleh masyarakat Flores, di masa lalu, hari ini dan di masa depan. Hal ini terjadi karena misi pendidikan Katolik selain untuk meningkatkan kemampuan intelektual anak didik juga menumbuhkan dan membina iman kokoh serta membentuk karakter yang unggul. Namun berhadapan dengan berbagai tantangan saat ini, sekolah-sekolah Katolik harus terus berbenah meningkatkan berbagai keunggulan dan daya saing, memperkuat identitas kekatolikan, menyiapkan sarana dan prasarana yang memadai, membagun dialog dan kerja sama yang erat dengan pemeriantah dan masrayakat, memperhatikan kesejahteraan para guru serta menguatkan kapasitas guru melalui pelatihan, seminar dan study lanjut. Kata Kunci: P, , , ,
Feasibility Study Teknis dan Sosial Ekonomi Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Riung Kabupaten Ngada Nicolaus Noywuli; Victoria Ayu Puspita; Karina Dhena Goda
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 1 No. 2, Oktober (2023): Jurnal Pertanian Unggul
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Pratama merupakan salah satu upaya Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan di daerah yang membutuhkan. Sejalan dengan tuntutan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten Ngada merencanakan pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kecamatan Riung. Penelitian ini mencoba melakukan studi kelayakan teknis dan sosial ekonomi terhadap rencana pembangunan rumah sakit Pratama Riung di Desa Tadho Barat selama Bulan September – Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data primer diperoleh melalui observasi dengan pengukuran dan dokumentasi, studi literatur, serta data sekunder diperoleh melalui dokumen tata ruang, BPS, dan laporan dinas teknis. Hasil analisis situasi dari aspek eksternal dan analisis ekonomi berupa proyeksi pendapatan sangat mendukung, Analisis permintaan dari aspek lahan dan lokasi, cukup strategis untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama yang direncanakan menyediakan 36 Tempat Tidur atau sebesar + 75% dari kebutuhan minimal 58 TT di Kecamatan Riung tahun 2040. Kesimpulan dari hasil analisis teknis dan sosial ekonomi menyatakan bahwa rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama Riung ini sangat layak dan dibutuhkan.