Kecerdasan inteligensi tidaklah cukup meraih kesuksesan dan kesejahteraan hidup tetapi dibutuhkan kecerdasan emosional untuk meraih keberhasilan hidup. Remaja perlu memahami kecerdasan emosional untuk mengetahui perasaan sendiri, mengelola emosinya, memiliki motivasi yang tinggi dan peduli terhadap orang lain. Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi kecerdasan emosional adalah parent-adolescent relationship sebagai interaksi orang tua dengan remaja yang membentuk kepribadian remaja yang sehat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan mengatasi masalah yang dialaminya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Alat pengambilan data menggunakan skala parent-adolescent relationship dan skala kecerdasan emosional. Populasi berjumlah 304 siswa kelas XI di SMA Raden Ajeng Kartini, Kabupaten Malaka. Sampel penelitian berjumlah 75 siswa dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian membuktikan parent-adolescent relationship memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional siswa dengan nilai 48.3%. Parent-adolescent relationship memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosional siswa SMA.
Copyrights © 2023