Pendahuluan: TB Paru merupakan salah satu penyakit menular kronis yang masih menjadi masalah utama kesehatan dunia dan menjadi isu global juga menjadi penyebab utama kematian. Penyakit tuberkulosis di Indonesia menepati peringkat ketiga setelah India dan Cina, dengan 11 kematian per jam. Masih ada belum ternotifikasi baik yang belum terjangkau, belum terdeteksi, maupun yang tidak terlaporkan. Tujuan: memberikan asuhan keperawatan pada pasien gangguan sistem pernafasan dengan masalah keperawatan defisit nutrisi. Metodelogi : Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Sampel yang diambil yaitu 2 (dua) pasien Tuberkulosis paru dengan masalah keperawatan yang sama yaitu defisit nutrisi yang dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi. menggunakan teknik wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik serta dokumentasi, dilaksanakan selama 3 hari. Hasil : Data yang ditemukan pada kedua pasien sudah sesuai untuk mengengkat masalah keperawatan Keperawatan Defisit Nutrisi Pada pasien 1 terdapat kendala dalam komunikasi dikarenakan ayah dari pasien tidak mengerti bahasa Indonesia sedangkan pasien 2 tidak terdapat kendala apapun. Kesimpulan: masalah keperawatan deficit nutrisi pada kedua pasien disimpulkan teratasi sebagian, peningkatan berat badan tidak dapat di evaluasi karena asuhan keperawatan hanya diberikan selama 3 hari
Copyrights © 2023