Abstrak. Pengambangan sektor perikanan hendaknya berlandaskan pada potensi lokal yang memprioritas ektor hulu sebagai eksekutor utama. Terdapatnya dispersepsi perihal pemanfaatan sumber daya lokal yang berfokus pada aspek material input menyebabkan nelayan dan ibu rumah tangga pada masyarakat pesisir terabaikan. Terkhusus bagi kelompok ibu rumah tangga dalam masyarakat pesisir yang selama ini belum memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan ekonomi Negara terkhusus ekonomi tingkat keluarga. Banyaknya unit produksi kelompok ibu rumah tangga dalam masyarakat pesisir cenderung jauh dari aspek optimal yang disebabkan kurangnya pelatihan sebagai upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan mereka. Kondisi tersebut kemudian menjadi dasar pengabdian yang dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan peran perempuan disektor perikanan. Olehnya itu pengabdian dilaksanakan melalui kelompok pengolahan perikanan ibu rumah tangga sebagai akomodator kepentingan peningkatan dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Adapun tujuan dari pengabdian ini yaitu; 1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra terkait penerapan teknologi pembuatan amplang dan meningkatkan gizi produk melalui standarisasi formulasi serta peningkatan nilai jual melalui branding kualitas produk dan kemasan yang menarik, 2) Meningkatkan pengetahuan mitra dalam mengolah limbah kulit ikan bandeng menjadi kerupuk yang kaya akan gizi, 3) Meningkatkan pengetahuan mitra terkait manajemen tata kelola usaha yang progresif dan akuntabel, 4) Memperluas jangkauan pasar melalui pendampingan digital marketing dan pemanfaatan media sosial. Implementasi tujuan merupakan langkah mendorong ketahanan pangan melalui bentuk pemberdayaan perempuan dalam mengeksplorasi potensi sumber daya alam yang ada di pedesaan. Kata Kunci: Amplang ikan bandeng, kerupuk kulit ikan bandeng, perempuan, pemberdayaan
Copyrights © 2024