Kualitas tidur merupakan faktor krusial dalam menentukan kesehatan dan performa atlet, terutama pada periode pertumbuhan seperti yang dialami oleh atlet muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kualitas tidur dan karakteristiknya di antara pemain bola voli Klub POBVSA, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Sebanyak 25 pemain berusia 13-18 tahun menjadi subjek penelitian. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), yang mengukur tujuh aspek kualitas tidur, termasuk kualitas tidur subjektif, latensi tidur, durasi tidur, efisiensi tidur, gangguan tidur, penggunaan obat tidur, dan disfungsi siang hari. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor total PSQI adalah 9,16 (SD = 3,42), mengindikasikan kualitas tidur yang cenderung buruk di antara responden. Komponen kualitas tidur terendah adalah latensi tidur (rata-rata skor 2,00) dan efisiensi tidur (rata-rata skor 2,04). Selain itu, tidak ada responden yang menggunakan obat tidur. Implikasi dari temuan ini termasuk perlunya intervensi yang lebih baik dalam manajemen tidur untuk meningkatkan kesehatan dan performa atlet muda.
Copyrights © 2024