Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi efektif yang dilakukan kepala sekolah dalam pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di SMAN 2 Sawahlunto. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara semi terstruktur, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa kepala sekolah di SMAN 2 Sawahlunto menggunakan berbagai strategi komunikasi, termasuk komunikasi verbal, tertulis, dan non-verbal, untuk mengkomunikasikan visi, misi, dan tujuan program kepada seluruh warga sekolah. Faktor pendukung seperti kebijakan yang terbuka, transparansi, dan penggunaan media komunikasi yang efektif memfasilitasi komunikasi yang efektif. Namun, faktor-faktor seperti budaya dan lingkungan sekolah, yang mungkin tidak selalu mendukung, dapat menghambat komunikasi. Dampak komunikasi efektif yang dilakukan kepala sekolah terhadap pelaksanaan Program Sekolah Penggerak di SMAN 2 Sawahlunto sangat nyata, terbukti dengan tingginya motivasi dan partisipasi warga sekolah, kerjasama yang baik, serta pelaksanaan program yang efektif dan efisien.
Copyrights © 2024