Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini di latar belakangi oleh kurangnya pemahaman siswa dan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia khususnya pada materi indahnya perbedaan. Hal ini disebabkan karena pemilihan media pembelajaran yang belum sesuai dengan karakteristik siswa. Manfaat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini yaitu memberikan sumbang pemikiran dalam merenovasi pembelajaran. Dengan demikian, siswa akan terlibat secara langsung dalam mencari, menemukan, dan menggali pengetahuannya sendiri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru (observer) dan siswa melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Berdasarkan data hasil penelitian dari siklus I sampai siklus II, diperoleh data bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran melalui penerapan video pembelajaran mengalami peningkatan secara signifikan dari siklus I yang awalnya 55,5% meningkat menjadi 100%.
Copyrights © 2024