Pendidikan merupakan kebutuhan mendasar bagi setiap orang, namun permasalahan pelecehan di sekolah sebenarnya sering terjadi dan berdampak buruk bagi korban baik secara fisik maupun mental. Tujuan penelitian ini adalah; (1) mendeskripsikan efektivitas Komunikasi verbal dan konseling kelompok efektif dalam mencegah perilaku perundungan di SMPN 2 Sesean, (2) mendeskripsikan efektivitas konseling kelompok dalam mencegah tindakan perundungan di SMPN 2 Sesean. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu wawancara, observasi, focus group discussion dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 8 siswa pernah mengalami pelecehan, sedangkan 16 siswa tidak. Pandangan siswa terhadap korespondensi verbal dan panduan berkumpul menunjukkan dukungan positif, dengan sebagian besar siswa setuju bahwa strategi ini berguna dalam mencegah pelecehan. Pemeriksaan ini menyimpulkan bahwa korespondensi verbal yang menarik dan pengarahan pertemuan rutin dapat mengurangi perilaku pelecehan di sekolah. Strategi ini membantu siswa memahami dan menangani masalah bersama-sama, menawarkan bantuan dekat dari rumah, dan menjalin hubungan persahabatan di antara mereka.
Copyrights © 2024