Skizofrenia termasuk dalam empat besar masalah kesehatan yang dihadapi dunia saat ini. Hal ini sesuai dengan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memperkirakan 280 juta orang menderita depresi, 301 juta orang menderita gangguan kecemasan, 40 juta orang menderita penyakit bipolar, dan 24 juta orang menderita skizofrenia. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan pelayanan kedokteran keluarga berdasarkan evidence based medicine pada pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta tatalaksana pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah dengan patient centered, family approach dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah sebuah laporan kasus. Kunjungan rumah, pemeriksaan status mental, dan autoanamnesis dan alloanamnesis digunakan untuk mengumpulkan data primer. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Diagnostik holistik pertama, prosedur, dan kesimpulan kunjungan menjadi dasar penilaian. Hasil penelitian ini yaitu berupa intervensi dengan menggunakan media poster dan mengajak pasien bersosialisasi. Pemahaman yang lebih mendalam tentang penyakit dan perubahan perilaku yang mempengaruhi kemanjuran pengobatan adalah salah satu hasil yang dicapai. Kesimpulan penelitian ini adalah pengobatan keluarga telah digunakan untuk mendiagnosis dan merawat pasien dengan cara patient centered,family approach, dan community oriented.
Copyrights © 2024