Subdural hematoma merupakan perdarahan ekstraaksial yang umumnya terjadi setelah cedera otak traumatis (TBI). Trauma pada kepada dapat menyebabkan perubahan fisik maupun psikologis yang akan berakibat fatal seperti kematian apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh dari penerapan head up 30° dan terapi oksigenasi Non-Rebreathing Mask (NRM) terhadap perubahan hemodinamik pada pasien dengan subdural hematoma. Metode yang digunakan dalam studi kasus ini yaitu pendekatan deskriptif, observasi dan dokumentasi yang dilakukan di ruang IGD RSUD Tjitrowardojo Purworejo pada pasien yang terdiagnosa subdural hematoma. Sample dalam studi kasus ini adalah pasien atas nama Ny. S yang diambil sesuai dengan karakteristik dari sample yang digunakan. Evaluasi dilakukan dengan memonitor terkait tanda-tanda vital pasien seperti tekanan darah, nadi, suhu, respirasi rate, saturasi oksigen dan Glasgow Coma Score (GCS). Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan posisi head up 30° dan terapi oksigenasi NRM dapat memengaruhi adanya perubahan hemodinamik pada pasien dengan subdural hematoma.
Copyrights © 2024