Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil validasi isi model pemanasan pasca cedera ankle untuk meningkatkan kemampuan fungsi dan meredakan nyeri pada cedera ankle. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Validitas model latihan ini diperoleh berdasarkan penilaian dari dua orang pakar yaitu 1 orang ahli materi dalam terapi latihan dan 1 orang ahli dalam kesehatan olahraga. . Data kuantitatif pada penelitian ini didapatkan dari kuisioner penilaian dianalisis dengan statistic deskriptif yang berupa pernyataan-pernyataan. Berdasarkan hasil penilaian didapatkan bahwa model pemanasan pasca cedera ankle bagi pemain sepak bola dapat dinyatakan layak untuk digunakan karena nilai yang didapatkan dari ahli terapi latihan didapatkan skor 42 dari skor maksimal 60 dengan persentase 70% dan dari ahli kesehatan olahraga didapatkan skor 45 dari skor maksimal 60 dengan persentase 75%. Oleh karena itu dapat dinyatakan valid dan layak untuk digunakan pada tahapan berikutnya. Validasi model pemanasan pasca cedera ankle bagi pemain sepak bola ini meliputi aspek-aspek seperti tujuan, materi, cara penyajian, dan bentuk model pemanasan yang sesuai dengan kaidah terapi latihan, teknik dasar sepak bola dan kaidah dari pemanasan yaitu RAMP (Raise, active, mobilize dan potention).
Copyrights © 2024