Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan nilai tambah hasil produk pertanian agar mampu meningkatkan kesejahteraan Suku Samin Kabupaten Blora. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Suku Samin Kabupaten Blora. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan pelatihan dan praktik pembuatan produk olahan dengan pendekatan Evidence Based-Practices (EBP). Kesimpulan yang dihasilkan adalah 1) Cara yang digunakan untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil pertanian utamanya singkong adalah dengan melakukan pengolahan singkong menjadi produk olahan pangan berupa kripik singkong. Kripik singkong yang dihasilkan adalah 3 varian yaitu rasa original, keju dan balado. 2) Peningkatan kesejahteraan masyarakat suku samin merupakan dampak dari penjualan hasil pertanian singkong mentah dengan harga jual per kg 1500 per Kg menjadi 30.000 per kg. Harga tersebut didasarkan pada harga pasar di Kabupaten Blora antara (30.000 – 38.000). Kondisi tersebut secara eksplisit menjelaskan bahwa ketika singkong dijual mentah dalam 10 Kg nilai ekonomi adalah 15.000. Tetapi jika di olah menjadi keripik singkong bahan mentah 10 Kg singkong tersebut dapat menjadi 1,67 Kg keripik, dengan nilai ekonomi sekitar 50.100. Rasio nilai tambah pengolahan singkong menjadi keripik singkong adalah 56,68 %, maka keuntungan rata – rata per 1,67 Kg keripik singkong adalah 28.397 atau dibulatkan 28.400. Hasil peningkatan nilai tambah yang signifikan tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat suku Samin, untuk mengembangkan keripik singkong sebagai trigger dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
Copyrights © 2023