Di kawasan pusat bisnis ini merupakan daerah tarikan yang besar bagi Kabupaten Pesisir Barat, pada kondisi eksisting permasalahan pejalan kaki di jalan ini berupa tidak tersedia fasilitas pejalan kaki seperti trotoar, tidak tersedia fasilitas penyeberang jalan, terjadi percampuran lalu lintas antara pejalan kaki dengan kendaraan, adanya parkir liar dan pedagang kaki lima di badan jalan yang mengganggu pergerakan pejalan kaki, tingkat kebutuhan fasilitas pejalan kaki yang tinggi. Metode pengumpulan data primer yang dibutuhkan adalah kinerja lalu lintas seperti volume lalu lintas, data jumlah pejalan kaki menyeberang dan menyusuri, fasilitas jalan seperti inventarisasi ruas jalan. Sedangkan data sekunder meliputi peta tata guna lahan dan peta jaringan jalan. Analisis yang dilakukan adalah analisis kinerja lalu lintas, analisis survei pejalan kaki, analisis kebutuhan fasilitas pejalan kaki menyusuri, dan analisis fasilitas penyeberangan. Berdasarkan hasil analisis, lebar trotoar rencana pada jalan kawasan pusat bisnis Kabupaten Pesisir Barat yang sesuai dengan standar yaitu 2 meter untuk kedua sisi jalan yaitu utara dan selatan, rencana fasilitas penyeberangan di jalan ini sesuai dengan perhitungan yaitu zebra cross.
Copyrights © 2023