Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi dari karyawan dalam suatu perusahaan mengenai pengendalian internal, kompetensi sumber daya manusia, kesadaran anti-fraud terhadap pencegahan kecurangan (fraud) dengan budaya organisasi sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini dilakukan di PT. Borwita Citra Prima dengan menggunakan 97 karyawan Divisi Finance and Accounting sebagai responden. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Partial Least Square (PLS) sebagai teknik analisisnya dan dengan menggunakan software WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan kecurangan (fraud) di PT. Borwita Citra Prima didukung oleh tingginya tingkat kompetensi dan kesadaran anti-fraud yang dimiliki oleh karyawan Divisi Finance and Accounting. Namun, pengendalian internal bukan sebagai faktor yang mendorong optimalnya pencegahan kecurangan (fraud). Selain itu, studi empiris membuktikan bahwa budaya organisasi mampu memperkuat hubungan antara kompetensi sumber daya manusia terhadap pencegahan kecurangan (fraud), namun budaya organisasi bukan sebagai variabel moderasi dalam hubungan pengendalian internal dan kompetensi sumber daya manusia terhadap pencegahan kecurangan (fraud).
Copyrights © 2024