Penelitian ini dilakukan secara numerik menggunakan pendekatan Multicomponent- Eulerian-Langgrangian untuk melihat medan aliran udara dan pola penyebaran droplet aerosol dalam ruangan. Pola penyebaran dan perubahan ukuran droplet diprediksi secara akurat dengan bantuan software CFD komersial. Melalui pendekatan Multicomponent- Eulerian-Langgrangian udara basah diperlakukan sebagai campuran ideal antara udara kering dengan uap air. Sedangkan droplet yang dikeluarkan dari seseorang ketika batuk diasumsikan terdiri dari 98% air dan 2 partikel padat yang tidak dapat menguap. Simulasi dilakukan pada kondisi kelembapan udara 50% dan didasarkan pada aktivitas sesorang ketika batuk, dengan kecepatan droplet saat keluar sumber adalah 10 m/s. Variasi ukuran droplet mula-mula adalah 10 µm dan 100 µm. Karena mengalami evaporasi, diameter droplet mula-mula akan mengalami pengurangan ukuran hingga 21% menjadi 2,1 µm dan 21,03 µm membentuk inti droplet (droplet nuclei). Selain itu, hasil simulasi menunjukkan sebaran droplet melaui particle residence time dan lintasan partikel dalam ruangan. Sehingga mampu memprediksi pola penyebaran droplet yang ada dalam ruangan.
Copyrights © 2023