Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode action research pada atlet klub olahraga prestasi pencak silat Universitas Negeri Jakarta yang berjumlah 10 orang, terdiri dari 7 orang atlet putri dan 3 orang atlet putra. Peneliti menggunakan instrumen tes rangkaian gerak jurus kedua jurus toya yang berjumlah 45 poin aspek penilaian yang sudah divalidasi oleh 3 orang dosen ahli pencak silat dan angket sebagai feedback dari atlet kepada peneliti untuk melakukan analisis. Penelitian ini menggunakan 1 siklus penelitian tindakan, yang terdiri dari 5 pertemuan, pertemuan pertama adalah tes awal, tiga pertemuan treatment dalam pencegahan cedera dan memperbaiki rangkaian gerak jurus kedua jurus toya, dan pertemua kelima adalah tes akhir. Pertemuan pertama dilakukan tes awal pada 10 orang atlet dengan nilai rata – rata 28,9 poin. Terdapat peningkatan para atlet dalam keterampilan rangkaian jurus toya pada observasi siklus 1, peningkatan tersebut terlihat progresif pada siklus 1 setelah dilakukannya tes akhir pada atlet seni koppensi UNJ mendapatkan nilai rata – rata 38,7 poin. Hasil penelitian menyatakan bahwa alat bantu latihan dan alat pengganti toya dapat mencegah cedera pada peningkatan keterampilan rangkaian jurus toya dengan evaluasi observasi yang dilakukan selama penelitian, atlet tidak menunjukan gejala cedera, dan hasil angket yang diterima bahwa atlet menyatakan program penelitian aman untuk dilaksanakan.
Copyrights © 2023