Penelitian ini bertujuan menggali muatan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam kisah Nabi Yusuf as. Masalah moral merupakan hal yang selalu mendapatkan perhatian serius. Dekadensi moral menjadi problem dalam masyarakat yang harus dicarikan solusi dan penanganannya. Pada tataran ini manusia sebagai makhluk beradab membutuhkan nilai-nilai dan acuan dalam bertingkah laku dan berhubungan dengan sesamanya. Tanpa adanya nilai-nilai dan acuan tersebut niscaya kehidupan manusia terperosok ke dalam jurang kerusakan dan kehancuran. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir maudhu’i dan metode historis. Dengan dua metode ini akan dapat ditemukan secara utuh dan sistematis masalah yang diteliti yakni muatan nilai-nilai moral dalam paparan kisah Nabi Yusuf as dalam surat Yȗsuf. Dengan demikian, hasil penelitian yang didapat bersifat obyektif dan komprehensif. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa surah Yȗsuf mengandung paparan-paparan penceritaan yang sarat dengan nilai-nilai moral di dalamnya. Rangkaian penceritaan yang indah dan memberi kesan mendalam tersebut mengarah pada tiga aspek hubungan, yaitu: Pertama, bagi setiap individu. Nilai-nilai moral bagi individu ini tertuju pada konteks relasi antara orang tua dan anak, dan antara suami dengan istri. Kedua, bagi pemimpin suatu wilayah atau negara. Dalam konteks ini, nilai-nilai moral dapat ditangkap dari tindakan dan kebijakan yang dilakukan oleh para tokohnya; Yusuf as, pembesar Mesir, dan Raja Mesir. Ketiga, bagi masyarakat secara umum. Pada konteks ini nilai-nilai moral termuat dalam interaksi antara Yusuf as dengan saudara-saudaranya, dengan para tahanan di penjara, dan penghuni istanaKata Kunci: Nilai, Moral, Yusuf as., al-Qur’an
Copyrights © 2023