Lembaran Sejarah
Vol 20, No 1 (2024)

Ke Mana Arah Historiografi Indonesia Hari Ini?

Utama, Wildan Sena (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2024

Abstract

Indonesiasentris dianggap merupakan pendekatan yang tepat dalam penulisan sejarah Indonesia; ia mendekolonisasi pandangan Eropasentris atau lebih spesifiknya Neerlandosentris yang telah mengakar sebelumnya dengan mengangkat agensi orang-orang Indonesia sebagai subjek utama dalam sejarahnya sendiri. Secara historis, benih-benih dari Indonesiasentris lahir dari kesadaran kritis yang timbul dalam awal abad ke-20 didorong oleh para sarjana Belanda yang terpengaruh oleh ilmu sosiologi dalam merekonstruksi sejarah Indonesia. Dari titik ini embrio Indonesiasentris terkonseptualisasi lebih jelas ketika Indonesia bertransisi dari rezim kekuasaan kolonial menjadi negara baru pascakolonial yang membutuhkan konstruksi identitas yang baru. Desakan terhadap pendekatan Indonesiasentris muncul dalam iklim dekolonisasi di tahun 1950an saat para sarjana, intelektual, dan sejarawan yang saat itu jumlahnya masih terbatas membutuhkan sebuah formulasi yang dapat memayungi penulisan sejarah Indonesia yang ‘baru’, yang mampu membingkai narasi dan merepresentasikan rupa dari sebuah negara-bangsa yang baru muncul. Namun, dekolonisasi untuk menciptakan ‘manusia baru’ seperti yang diungkapkan oleh Frantz Fanon dalam karya klasiknya The Wretched of the Earth belum menciptakan karya tentang sejarah Indonesia seperti yang diharapkan, malahan ia melahirkan ‘mitos-mitos baru’ yang dipengaruhi oleh pandangan nasionalisme yang sempit. Dalam kondisi negara-bangsa yang masih baru dan rentan terkoyak akibat dipenuhi berbagai ragam tantangan, konflik antara pusat dan daerah, ketidakstabilan politik, dan perdebatan yang belum selesai atas sistem politik negara, maka penciptaan mitos-mitos yang dipenuhi oleh semangat nasionalis cenderung dilakukan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

lembaran-sejarah

Publisher

Subject

Education Health Professions

Description

Lembaran Sejarah is a bilingual academic and peer-reviewed journal on Indonesian and regional history of Southeast Asia. It is part of a long tradition of journal publication of the Department of History at Universitas Gadjah Mada from the 1960s. The journal embraces articles on Indonesian history ...