Penelitian analisis wacana kritis ini menggunakan objek berita pada KOMPAS.com dan Liputan6 yang membahas Kaesang menggunakan kaus bergambar Prabowo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kedua media berita online di Indonesia menggunakan teks sebagai sarana penyebaran informasi, dan bagaimana hal-hal ini dapat memengaruhi persepsi pembaca tentang topik berita.. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan Fairclcough yang membahas tiga hal yaitu praktik teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Analisis teks menunjukkan bahwa kedua media berita memiliki konten yang sama.. Di mana pada Teks berita KOMPAS.com menekankan pada sinyal dukungan yang mungkin diberikan oleh Kaesang kepada Prabowo Subianto. Framing di sini lebih menyoroti pertanyaan tentang dukungan politik dan menggambarkan bahwa Kaesang bisa saja memiliki pertalian dengan Prabowo melalui penggunaan kaus ini. Sedangkan teks berita Liputan6, lebih menekankan pada fakta bahwa Kaesang adalah penggemar Prabowo. Framing di sini lebih menekankan pengaguman pribadi Kaesang terhadap Prabowo, dan berita ini tidak menggali informasi sebanyak berita KOMPAS.com mengenai pertanyaan dukungan politik. Pada kedua teks berita memberikan gambaran bahwa dengan kaesang menggunakan kaus bergambar Prabowo memunculkan perspektif publik bahwa Kaesang sebagai ketua umum Partai Politik PSI akan mendukung Prabowo dalam hubungan politik menuju Pilpres 2024. Kata-kata kunci: Analisis Wacana Kritis, Fairclcough, Politik, Media
Copyrights © 2024