Tata letak fasilitas merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kinerja dan kelancaran produksi. Tata letak fasilitas mengacu pada pengaturan fasilitas fisik seperti mesin dan peralatan untuk mendapatkan aliran material tercepat dengan biaya terendah. Tefa AMDK Politeknik Negeri Jember merupakan teaching factory yang mengolah air minum menjadi produk AMDK kemasan botol. Total jarak antar fasilitas produksi saat ini kurang lebih 21,2 meter dengan total waktu produksi selama 2,75 jam. Total jarak tersebut kurang optimal sehingga mengakibatkan pemborosan pada komponen biaya material handling. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan tata letak fasilitas produksi AMDK kemasan botol berdasarkan pada jarak perpindahan dan ongkos material handling. Metode yang digunakan adalah systematic layout planning (SPL) dengan melakukan pemanfaatan unit produksi sehingga mampu memberikan alternatif usulan tata letak fasilitas terbaik. Hasil perbaikan jarak tempuh antar fasilitas metode usulan sebesar 6,9 meter dan total biaya material handling sebesar Rp. 22.906. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa jarak antar fasilitas dapat diefektifkan sebesar 58% dan total biaya material handling mampu menghemat sebesar 70%. Perbaikan jarak antar fasilitas mampu menekan total biaya material handling.
Copyrights © 2024