Konsumen dewasa ini menyadari pentingnya memilih produk pertanian yang organik, bebas racun dan pestisida kimia, berkelanjutan, dan ramah lingkungan untuk generasi berikutnya, usaha pembiakan agens hayati dewasa ini memiliki potensi pasar yang besar. Untuk memilih strategi pemasaran yang tepat, analisis lingkungan internal dan eksternal diperlukan. Ini dicapai melalui pelaksanaan analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT). Selanjutnya, analisis QSPM digunakan untuk menentukan strategi pemasaran mana yang harus diprioritaskan di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sidorukun. Untuk pemasaran agen hayati, "PGPR JAKABA" produksi gapoktan Tani Sidorukun desa Rambipuji ini adalah strategi alternatif untuk pemasaran agen hayati yang berfungsi sebagai modal untuk memanfaatkan kemajuan teknologi pemasaran dengan meningkatkan hasil uji Laboratorium mengenai keragaman unsur dan kerapatan mikroorganisme untuk memastikan produk berkualitas tinggi dan terjamin. Dengan nilai TAS tertinggi 7,39, menangkap peluang pasar dari banyak petani dan konsumen.
Copyrights © 2024