Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu karakteristik kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan implementasi serta problematikan pelaksanaan model pembelajaran berbasis proyek di SMP Negeri 8 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui metode studi kasus. Sumber data penelitian ini berupa aktivitas pembelajaran, informan, dan dokumen terkait implementasi model pembelajaran berbasis proyek. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menemukan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis proyek dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu perencanaan proyek, pelaksanaan proyek, dan pelaporan produk/hasil kerja proyek. Sementara itu, problematika pembelajaran berbasis proyek ditemukan dari sisi guru dan siswa. Dari sisi guru, problematika yang dihadapi dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek adalah kendala administratif, diferensiasi tingkat kemampuan siswa, dan keterbatasan alokasi waktu. Sementara itu, dari sisi siswa, pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek menemui tiga kendala, yaitu kesulitan memahami materi, kesulitan menemukan ide, dan kesulitan dalam berdiskusi.
Copyrights © 2023