Best practice ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Differentiated of instruction bermuatan loosepart sebagai upaya mencapai perkembangan yang optimal. Deferensiasi perkembangan tidak mungkin dihindari, sehingga diperlukan assessment dan strategi pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan belajar anak. Berdasarkan hasil assement perkembangan di RA Fairuz Aqila, beberapa anak mengalami kendala pada perkembangan berbahasa, fisik motoric, social emosional dan kognisi sehingga mempengaruhi kualitas pencapaian perkembangan. Sehingga perlu untuk merancang strategi Differentiated of instruction bermuatan loose part yang diseleraskan dengan kurikulum campuran. Strategi ini bertujuan agar setiap anak yang terlambat perkembangnya dapat mencapai kondisi optimal. Bertujuan pula sebagai pengembangan model pembelajaran berdeferensiasi yang berpusat pada anak dengan sumber daya terjangkau. Dilaksanakan selama satu semester. Anak dikelompokan menjadi empat yaitu area regular, bahasa, motorik kinesketik dan slow learning. Pembelajaran di empat area melalui project berbeda selama satu kali dalam satu pekan. Hasil tindakan adalah terdapat peningkatan pencapaian perkembangan kemampuan berbahasa, fokus perhatian, dan penguasan simbol.
Copyrights © 2021