This study aims to analyze curriculum innovations at MTsN 10 Bireuen, which include the Competency-Based Curriculum (KBK), Content-Based Curriculum (KBM), School-Based Curriculum (KTSP), and the 2013 Curriculum (K-13). The research employs a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observations, in-depth interviews with teachers and the school principal, and document analysis related to curriculum implementation. The results indicate that MTsN 10 Bireuen has implemented various curriculum innovations tailored to local needs and the characteristics of the students, including the integration of Islamic values into the learning process. The gradual implementation of K-13 also emphasizes the development of students' competencies in knowledge, skills, and attitudes. In conclusion, the curriculum innovations at MTsN 10 Bireuen have positively impacted the improvement of teaching quality and student comprehension. However, challenges remain regarding teacher readiness and supporting infrastructure that need to be addressed to ensure the sustainability of these innovations Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi kurikulum di MTsN 10 Bireuen, yang mencakup Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), Kurikulum Berbasis Muatan (KBM), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dan Kurikulum 2013 (K-13). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, serta analisis dokumen terkait penerapan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MTsN 10 Bireuen telah mengimplementasikan berbagai inovasi kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan karakteristik peserta didik, termasuk integrasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Penerapan K-13 secara bertahap juga menekankan pada pengembangan kompetensi siswa dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Kesimpulannya, inovasi kurikulum di MTsN 10 Bireuen telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan pemahaman siswa, namun masih terdapat tantangan dalam hal kesiapan guru dan infrastruktur pendukung yang perlu diperhatikan untuk keberlanjutan inovasi ini
Copyrights © 2023