Jurnal Agrotek Tropika
Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024

RESPON VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max L.) VARIETAS DEGA-I TERHADAP BERBAGAI PROPORSI KAPUR TOHOR SELAMA PENYIMPANAN EMPAT BULAN

Izzati Iswara (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Ermawati Ermawati (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Sri Ramadiana (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)
Eko Pramono (Fakultas Pertanian, Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
14 May 2024

Abstract

Penyimpanan benih yang tepat untuk mempertahankan mutu benih kedelai selama periode simpan selama mungkin hingga benih kedelai siap ditanam pada periode musim tanam selanjutnya.  Tujuan penelitian ini adalah menentukan proporsi kapur tohor optimum menghasilkan viabilitas benih kedelai tertinggi pascasimpan empat bulan.  Penelitian ini dilakukan pada Juli sampai dengan November 2021 di Laboratorium Benih dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.  Penelitian ini menggunakan faktor tunggal yaitu proporsi kapur tohor.  Proporsi bobot kapur tohor per bobot benih 0,0 g (b0); 7,5 g (b1); 15,0 g (b2); 22,5 g (b3); dan 30,0 g (b4) per 100 g benih dalam volume wadah simpan 3.000 ml.  Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan sehingga diperoleh 25 satuan percobaan.  Homogenitas ragam perlakuan diuji dengan uji Bartlett dan aditivitas data diuji dengan uji Tukey; jika asumsi anara terpenuhi, pemisahan nilai tengah perlakuan dilanjutkan dengan perbandingan polinomial pada taraf α 5%.  Wadah simpan tersebut disimpan di ruang laboratorium benih selama empat bulan.  Pengamatan suhu dan kelembaban wadah simpan menggunakan hygrometer tipe HTC-1 pada masing-masing perlakuan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proporsi kapur tohor per bobot benih menghasilkan viabilitas benih tidak berbeda selama penyimpanan empat bulan.  Viabilitas benih tinggi pada proporsi kapur tohor per bobot benih didukung dengan viabilitas yang tinggi dengan nilai rata-rata daya berkecambah (DB) 91,16%; potensi tumbuh maksimum (PTM) 98,23%; kecepatan perkecambahan (KP) 23,56%/hari; kecambah normal kuat (KNK) 83,22%; panjang hipokotil (PH) 8,55 cm; bobot kering kecambah normal (BKKN) 36,07 mg serta kadar air (KA) 7,11% dan daya hantar listrik 0,18 mS/cm g rendah.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...