Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik dengan penerapan permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), dengan jumlah siswa 23 siswa yang berlokasi di SD Negeri Babatan 1/456 Kota Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan di setiap siklus dengan empat langkah menggunakan model yang dikembangkan oleh Kurt Lewin, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan,(4) refleksi. Dari hasil analisis terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa berdasarkan nilai persentase ketuntasan siswa dari siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional rugby dapat membuat siswa lebih aktif dan lebih termotifasi dalam hal belajar.
Copyrights © 2024