Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN FARTLEK DAN CIRCUIT TRAINING DALAM PENINGKATAN VO2MAX PADA ATLET KARATE KUMITE DOJO INKANAS RESMATA POLRES KOTA MADIUN Muhammad Habib Aliffudin; Lukas Susanto; Pratama Dharmika Nugraha
Plyometric : Jurnal Sains dan Pendidikan Keolahragaan Vol 2 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Prodi Ilmu Keolahragaan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/ply.v2i1.3481

Abstract

Karate adalah cabang olahraga beladiri dimana bentuk aktivitas geraknya menggunakan kaki dan tangan seperti pukulan, tangkisan dan tendangan. ketahanan fisik yang lebih baik adalah kemampuan maksimal dalam memenuhi konsumsi oksigen yang ditandai dengan tingkat volume oksigen maksimal (VO2max). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan fartlek dan circuit training terhadap peningkatan VO2max atlet kumite Inkanan Resmata Madiun Kota. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen. populasi penelitian ini adalah 20 atlet karate kumite Dojo Inkanan Resmata Polres Madiun Kota dengan 16 kali pemberian treatmen. instrumen penelitian ini menggunakan Multi-Stage Fitness Test (MFT). Teknik analisi data yang digunakan dalam adalah uji-t untuk mengetahui perbandingan latihan fartlek dan latihan circuit training dalam meningkatkan VO2max.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN MELAKUI PERMAINAN MODIFIKASI RUGBY TERHADAP PESERTA DIDIK KELAS 2 SD NEGERI 1/456 SURABAYA Muhammad Habib Aliffudin; Vega Candra Dinata; Beny Wijayanto
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik dengan penerapan permainan tradisional. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), dengan jumlah siswa 23 siswa yang berlokasi di SD Negeri Babatan 1/456 Kota Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan di setiap siklus dengan empat langkah menggunakan model yang dikembangkan oleh Kurt Lewin, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan,(4) refleksi. Dari hasil analisis terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa berdasarkan nilai persentase ketuntasan siswa dari siklus I dan siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional rugby dapat membuat siswa lebih aktif dan lebih termotifasi dalam hal belajar.