Diabetes Melitus adalah salah satu gangguan metabolik dengan karakteristik hiperglikemi karena kelainan kelainan insulin yang disebabkan gangguan kerja dan atau sekresi insulin. DM tipe 2 merupakan 90% dari seluruh kategori diabetes melitus. Lansia secara alami juga akan menghadapi masalah yaitu dimana perburukan kondisi kesehatan. Salah satu penyakit yang menyertai lansia adalah Diabetes Melitus. Peningkatan DM yang cukup tinggi berhubungan dengan adanya perubahan gaya hidup, Faktor yang paling menonjol adalah pola makan yang salah, dan aktifitas fisik yang kurang. Gaya hidup yang kurang sehat merupakan salah satu faktor terjadinya diabetes melitus tipe 2, terutama pola makan tidak sehat dan aktifitas fisik yang kurang. Kedua faktor tersebut dapat menyebabkan peningkatan glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana mendeskripsikan latihan fisik untuk menstabilkan kadar glukosa darah. Metode penelitian ini dengan menggunakan rancangan studi kasus pada satu orang subjek lansia yang mengalami DM tipe 2. Penelitian ini dilakukan di Desa Lae Nipe pada tanggal 03 April 2023. Hasil penelitian setelah melakukan efektifitas latihan fisik terhadap kestabilan kadar glukosa darah didapatkan kadar gula darah menurun. hasil studi kasus menunjukkan bahwa efektifitas latihan fisik berjalan kaki dapat menstabilkan kadar glukosa darah pada lansia dengan DM tipe 2. Hasil penelitian studi kasus ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dan dapat mengaplikasikan dikehidupan sehari – hari.
Copyrights © 2023