Laboratorium fisika adalah tempat untuk melakukan penelitian, eksperimen, dan observasi, sehingga harus dilengkapi dengan peralatan yang memadai untuk mendukung keterlaksanaan kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang ketersediaan peralatan dan pelaksanaan praktikum fisika di SMA di wilayah Samarinda. Subjek penelitian melibatkan guru fisika dan laboratorium fisika di SMA A Samarinda dan SMA B Samarinda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan observasi dan instrumen berupa wawancara serta lembar observasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peralatan praktikum fisika di SMA A Samarinda tergolong lengkap (69.8%), sehingga pelaksanaan praktikum dapat dilakukan dengan baik. Di sisi lain, di SMA B Samarinda, ketersediaan peralatan dinilai cukup lengkap (49%). Meski demikian, terdapat kendala serupa dalam menyelenggarakan praktikum di kedua sekolah ini, yaitu kurangnya tenaga pengajar dan kesulitan dalam mengatur waktu. Kendala-kendala ini perlu diperhatikan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan praktikum fisika di sekolah-sekolah tersebut.
Copyrights © 2024